patah tulang akibat osteoporosis

 

Osteoporosis adalah penyakit berkurangnya kepadatan tulang yang progresif, yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Penyakit keropos tulang ini lazim diderita oleh orang lanjut usia.

Osteoporosis alami terjadi pada wanita menopause dimana produksi hormon estrogen menurun sehingga tidak ada kontrol terhadap osteoklas yang berfungsi meresorpsi tulang. Tidak hanya wanita, osteoporosis pun menyerang pria.

Pada pria, testosteron akan diubah menjadi estrogen oleh enzim di dalam darah. Bedanya dengan wanita, pria tidak mengalami menopause sehingga osteoporosis datang lebih lambat.

Penderita osteoporosis memiliki tulang yang rapuh sehingga rentan terjadinya fraktur atau patah tulang. Tulang yang berisiko patah adalah tulang pada dengkul, jari tangan, dan pinggul. Patah tulang pinggul pada wanita ternyata memiliki risiko kematian yang serupa dengan penyakit lain seperti kanker payudara yaitu 2,8%.

Ada cara mudah untuk mengetahui progesivitas osteoporosis yaitu dengan mengukur tinggi badan. Penderita osteoporosis akan mengalami penurunan tinggi badan akibat tulang leher yang menyambung ke punggung menjadi semakin melengkung.

Mencegah patah lebih baik daripada mengobati. Patah tulang biasa terjadi setelah penderita osteoporosis jatuh, sehingga mencegah jatuh pun menjadi penting.

Rumah yang ditempati sehari-hari pun bisa jadi menjadi ancaman. Sebaiknya penderita osteoporosis menghindari karpet yang melekuk, kabel yang melintang, permukaan licin seperti di kamar mandi, ataupun alas kaki yang terlalu longgar.

Selain itu, cara lain yang bisa dicoba adalah dengan memasang pegangan tangan (hand rails) di kamar mandi, memperbaiki penglihatan misal dengan menggunakan kaca mata, atau memperbaiki kekuatan otot dan keseimbangan dengan latihan.

Banyak obat untuk keropos tulang tapi golongan bifosfonat merupakan primadona di dunia. Bifosfonat merupakan zat sintetik stabil yang bekerja menghambat kerja osteoklas dalam meresorpsi dan pergantian (turnover) tulang. Bifosfonat menurunkan risiko patah tulang sampai 30-50%.

Jangan tunggu sampai kena osteoporosis. Sedari muda lakukan usaha untuk mencegah penyakit keropos tulang. Berikut ini saran agar masa tua terhindar osteoporosis :

1.    Asupan kalsium yang cukup. Susu adalah sumber kalsium, tapi kalsium dapat diperoleh dari mana saja seperTi sayuran dan makanan lain. Kombinasi vitamin D dan kalsium menurunkan risiko fraktur.

2.    Latihan yang teratur. Latihan dapat meningkatkan kelenturan tulang.

3.    Kenali defisiensi testosteron.

4.    Hindari merokok dan alkohol.

5.    Kenali penyakit kronik tertentu.

6.    Hindari obat-obatan tertentu misal steroid.

Hindari risiko terjatuh.

Share this post :

Poskan Komentar

 
Support : Nurul Hasan
Copyright © 2013. dunia blog - All Rights Reserved
Template Edited by Nurul Hasan Published by Nurul Hasan
Proudly powered by Blogger